Hari ini student visa saya ke Kanada telah disetujui. Dengan ditempelnya ‘sticker tersebut’ di passport maka dimulailah gong pembuka petualangan saya ke Kanada secara resmi. Jeng.. jeng.. jeng..
Mbak Putri dan Mbak Marlina membantu saya mengabadikan moment tersebut. Langkah selanjutnya adalah mulai mencari berbagai perlengkapan yang saya butuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari saya di Toronto, Kanada. Kedatangan saya di Toronto akan disambut oleh musim dingin yang memang sudah rutin datang di bulan Desember dan Januari dengan suhu yang bisa mencapai di bawah nol derajat celcius. Wow… suhu yang sangat ekstrim bagi saya. Sempat terpikir untuk berlatih menghadapi suhu dingin dengan memanfaatkan freezer kulkas saya di rumah. Begitu saya memasukkan tangan saya ke dalam freezer rasanya wow… maknyus tenan dan tidak lebih dari 5 menit saya langsung menarik tangan saya keluar karena tidak mampu bertahan di freezer bersama daging ayam beku yg siap dijadikan ayam goreng favorit saya.
Beberapa orang teman menyarankan agar saya membeli perlengkapan winter sebelum berangkat, diantaranya adalah winter coat, long jhon, gloves, hats (red: kupluk), pelindung telinga, scarves, wool socks, weather proof shoes (camel, dll). Satu-satunya yang saya punya saat ini adalah hanya wool socks alias kaos kaki. *huahaha… Terus terang saya belum pernah menggunakan seluruh perlengkapan tersebut secara bersamaan untuk pakaian sehari-hari. Langsung terbayang betapa repotnya kemana-mana menggunakan "perlengkapan perang" winter tersebut.
Hmmph.. dari pada pusing mikirin winter mendingan besok dimulai cari koper aja dulu. *wakakaka..

ikuutttt….
hehe.. brp lama di sana?
By: ndin on November 28, 2009
at 1:05 pm
hehehehe.. mau ikut? hayuks..
:p
lama disana belum bisa ditentuin, ndin.
Paling cepat 1,5 tahun.
By: Jeff on November 28, 2009
at 1:15 pm